Meditama.id, SANGATTA - Upaya pemenuhan hak anak di Kutai Timur (Kutim) terus diperkuat melalui program sekolah ramah anak dan puskesmas ramah anak yang dijalankan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kutim, Rita Winarni menyampaikan, tahun ini pihaknya kembali menggelar lomba sekolah ramah anak sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi satuan pendidikan. Program tersebut ditujukan untuk mendorong sekolah yang sudah memiliki akreditasi mandiri agar mampu melaju ke penilaian tingkat nasional.
“Pelaksanaannya sudah kita lakukan September lalu, dan hasilnya baru diumumkan Oktober kemarin,” kata Rita.
Dikatakan Rita, inisiatif yang demikian tersebut bukan hanya sekadar agenda penilaian, tetapi menjadi ruang untuk mengubah pola pikir sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan betul-betul menempatkan hak anak sebagai prioritas.
Selain pada sektor pendidikan, penguatan pemenuhan hak anak juga menjangkau layanan kesehatan dengan program puskesmas ramah anak. Menurut Rita, kedua aspek ini saling terhubung sebagai fondasi dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas dasar yang bersentuhan langsung dengan anak benar-benar siap memberikan layanan terbaik bagi mereka,” jelasnya.
Dengan dukungan evaluasi berkelanjutan, Rita optimistis peningkatan kualitas layanan ramah anak akan terus berkembang dan mendukung capaian Kabupaten Layak Anak di Kutim.
“Targetnya, seluruh fasilitas publik nantinya memiliki standar ramah anak yang konsisten dan bisa terus ditingkatkan,” tutupnya. (adv)
Tulis Komentar