0882022044248
Iklan DPRD Berau

Penguatan Peternakan Lokal di Berau Harus Dilakukan

$rows[judul] Keterangan Gambar : Ilustrasi

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Ketergantungan Kabupaten Berau terhadap pasokan telur dari luar daerah kembali menjadi perhatian. Kondisi ini dinilai mencerminkan belum optimalnya pengembangan sektor peternakan lokal, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan dasar masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari mengungkapkan keterbatasan produksi telur lokal terlihat jelas saat pelaksanaan kegiatan daerah yang membutuhkan pasokan dalam jumlah besar. Salah satunya terjadi pada kegiatan Bakti Praja, di mana kebutuhan telur tidak dapat dipenuhi sepenuhnya dari dalam daerah.

“Pada kegiatan Bakti Praja kemarin, kebutuhan telur cukup tinggi, namun produksi lokal belum mampu mencukupi. Sehingga kita masih harus mendatangkan pasokan dari luar, seperti dari Sulawesi,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa sektor peternakan di Berau masih memiliki banyak tantangan untuk berkembang. Padahal, kebutuhan terhadap komoditas seperti telur dan daging ayam terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi daerah.

Ia menilai, ketergantungan terhadap pasokan luar daerah tidak hanya berdampak pada ketersediaan barang, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas harga. Jika tidak diantisipasi, hal ini dapat memicu inflasi, khususnya pada sektor pangan.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Kita tidak bisa terus bergantung pada daerah lain untuk memenuhi kebutuhan dasar. Kemandirian pangan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Sri, yang akrab disapa Mala, juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius dalam mengembangkan sektor peternakan. Salah satu langkah yang dinilai strategis adalah memanfaatkan lahan tidur yang masih cukup luas untuk kegiatan peternakan produktif.

Selain itu, ia menekankan pentingnya dukungan kepada peternak lokal, baik melalui bantuan, pelatihan, maupun kemudahan akses pemasaran. Dengan dukungan yang tepat, potensi peternakan di Berau diyakini dapat berkembang lebih pesat.

“Kalau potensi ini dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin kita bisa memenuhi kebutuhan sendiri, bahkan meningkatkan kesejahteraan peternak,” jelasnya.

Ia berharap langkah penguatan sektor peternakan dapat segera direalisasikan, sehingga Berau mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar sekaligus menjaga stabilitas harga pangan. (Adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)