0882022044248
KUtim

Perubahan Indikator KLA Jadi Tantangan, DP3A Kutim Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

$rows[judul]

Meditama.id, SANGATTA -  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) memperkuat koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan capaian Kabupaten Layak Anak (KLA). Upaya ini kian strategis seiring adanya perubahan indikator penilaian yang ditetapkan pemerintah pusat dan dinilai lebih ketat dari tahun sebelumnya.

Kabid Pemenuhan Hak Anak DP3A Kutim, Rita Winarni, mengatakan bahwa banyak program pemenuhan hak anak sebenarnya sudah terlaksana. Namun, persoalan pendokumentasian dan alur pelaporan masih perlu diperbaiki agar seluruh capaian dapat terukur dengan baik.

“Banyak kegiatan yang sudah berjalan, hanya saja pendokumentasiannya memang perlu diperkuat. Selain itu, pergantian peserta rapat dari masing-masing perangkat daerah membuat penyampaian informasi tidak selalu tersampaikan secara berkesinambungan,” ungkap Rita.

Meski masih meraih kategori Madya tahun ini, Rita tetap optimistis Kutim mampu meningkat ke predikat Nindya pada penilaian tahun depan.

“Kutim sebenarnya hanya kurang sekitar 3,1 poin untuk naik ke level Nindya. Kami sangat yakin ini bisa dicapai bila semua pihak bergerak bersama,” tegasnya.

Untuk mengejar peningkatan capaian tersebut, kata Rita, DP3A Kutim mempercepat pelaksanaan sejumlah program prioritas. Termasuk di dalamnya standardisasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di kawasan Town Hall Sangatta serta pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) bagi SDM yang terlibat dalam agenda pemenuhan hak anak di berbagai sektor.

“Penguatan program terus kami lakukan, mulai dari RBRA hingga pelatihan KHA, agar semua klaster penilaian dapat terpenuhi dengan baik,” jelasnya.

Rita menekankan, keberhasilan dalam penilaian KLA tidak bisa hanya dibebankan pada satu instansi. Seluruh sektor, baik pendidikan, kesehatan, hingga layanan perlindungan khusus, harus menjalankan perannya secara simultan.

“Harapan kami koordinasi lintas sektor semakin solid, sehingga pemenuhan indikator KLA dapat terwujud secara menyeluruh,” tutupnya. (adv)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)