0882022044248
Iklan DPRD Paser

Usulkan Talisayan Jadi Kawasan Modern, Disiapkan sebagai Calon Pusat DOB Pesisir Selatan

$rows[judul] Keterangan Gambar : Thamrin

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Upaya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pesisir terus didorong DPRD Berau. Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah pengembangan Talisayan sebagai kawasan yang lebih modern dan tertata, sekaligus menjadi penyangga pertumbuhan ekonomi baru di pesisir selatan.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, menegaskan bahwa pengembangan Talisayan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mendukung rencana pembentukan daerah otonomi baru (DOB) pesisir selatan.

Menurutnya, Talisayan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat pemerintahan baru apabila pemekaran wilayah terealisasi. Letaknya yang strategis serta dukungan sumber daya alam di sekitarnya menjadi modal utama dalam pengembangan kawasan tersebut.

“Talisayan kita dorong menjadi kawasan yang lebih modern agar pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga merata hingga ke pesisir. Ini penting untuk menciptakan keseimbangan pembangunan di Berau,” ujarnya.

Ia menjelaskan, DPRD Berau bersama pemerintah daerah saat ini masih terus memperjuangkan realisasi pembentukan DOB pesisir selatan. Namun, proses tersebut belum dapat berjalan cepat karena masih menghadapi sejumlah kendala, baik dari sisi administratif maupun kebijakan pemerintah pusat.

Salah satu hambatan utama adalah persoalan tapal batas wilayah yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan. Selain itu, kebijakan moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan oleh pemerintah pusat juga menjadi tantangan besar.

“Kita tahu bersama bahwa moratorium pemekaran masih berlaku. Ini tentu menjadi tantangan, tetapi kita berharap ke depan ada kebijakan baru dari pemerintah pusat, termasuk dari Presiden Republik Indonesia, agar peluang pemekaran daerah bisa kembali dibuka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Thamrin menekankan bahwa pengembangan Talisayan sebagai calon ibu kota DOB bukan hanya menjadi tanggung jawab legislatif, tetapi juga membutuhkan komitmen kuat dari pemerintah daerah serta dukungan masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara DPRD dan Pemkab Berau menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi rencana tersebut. Hal ini mencakup penataan tata ruang wilayah, pembangunan infrastruktur dasar, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan pesisir.

Ia juga menilai, penguatan sektor ekonomi lokal seperti perikanan, pariwisata, dan usaha mikro dapat menjadi fondasi penting dalam mendukung kesiapan Talisayan sebagai pusat pertumbuhan baru.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Baik eksekutif maupun legislatif harus terus mengawal dan memperjuangkan rencana ini agar benar-benar bisa terwujud,” tegasnya.

Dengan pengembangan yang terarah, DPRD Berau optimistis kawasan pesisir selatan, khususnya Talisayan, dapat tumbuh sebagai pusat ekonomi baru yang mampu mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuannya jelas, demi mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir selatan,” tandasnya. (adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)