0882022044248
Iklan DPRD Berau

Perlu Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat UMKM Lokal

$rows[judul] Keterangan Gambar : Arman Nofriansyah

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah mendorong Pemkab Berau untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Ia menjelaskan langkah ini dinilai krusial mengingat UMKM merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan yang berdampak langsung pada pendapatan masyarakat.

Menurutnya pengembangan UMKM tidak dapat hanya mengandalkan satu instansi, melainkan memerlukan kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan pelaku usaha. Menurutnya, seluruh pihak harus saling bahu-membahu guna memastikan sektor ini tumbuh secara berkelanjutan.

"Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan pendapatan pelaku UMKM, semua pihak harus berkolaborasi. Tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi saja," ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Arman meminta agar setiap kegiatan atau event yang diselenggarakan di Kabupaten Berau wajib melibatkan pelaku UMKM lokal. Keberadaan agenda daerah dianggap sebagai momentum strategis bagi pengusaha kecil untuk memasarkan produk unggulan seperti kuliner dan kerajinan tangan kepada jangkauan pasar yang lebih luas.

"Setiap ada event, UMKM harus diberi ruang. Melalui kegiatan tersebut, produk mereka dapat dikenal lebih luas dan volume penjualan dapat meningkat," ucapnya.

Selain penyediaan ruang promosi, DPRD Berau juga menyoroti pentingnya program pembinaan yang komprehensif. Arman mendorong pemerintah untuk menghadirkan pendampingan teknis, mulai dari perbaikan kualitas kemasan, akses permodalan, hingga strategi pemasaran digital.

Ia menekankan bahwa di era teknologi saat ini, pelaku usaha dituntut mampu beradaptasi dengan platform digital untuk memperluas pangsa pasar.

Melalui kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha lokal, Arman optimistis pertumbuhan ekonomi daerah akan terdongkrak, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Berau secara menyeluruh.

"Bukan hanya tempat berjualan, tetapi bagaimana UMKM dibina agar naik kelas. Pemasaran digital dan akses permodalan juga harus menjadi perhatian serius," tegas Arman. (adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)