0882022044248
KUtim

Minta Optimalisasikan Sektor-Sektor Potensial di Kampung

$rows[judul] Keterangan Gambar : Thamrin

Meditama.id, TANJUNG REDEB – DPRD Berau mendesak Pemkab Berau untuk memperkuat sektor ekonomi potensial di tingkat kampung melalui pembenahan infrastruktur dan penguatan kelembagaan.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin menyebut sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan merupakan pilar strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, ia menilai optimalisasi sektor-sektor tersebut masih terhambat oleh aksesibilitas dan sistem pemasaran.

Menurutnya pembangunan jalan usaha tani merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera direalisasikan oleh pemerintah daerah. Keterbatasan akses jalan selama ini menjadi beban utama bagi petani karena memicu tingginya biaya distribusi.

"Jalan tani sangat diharapkan masyarakat untuk memudahkan pengangkutan hasil produksi," ucapnya.

"Selama ini, kendala akses berdampak pada meningkatnya biaya angkut dan menurunnya kualitas komoditas sebelum sampai ke pasar," sambung Thamrin.

Ia menambahkan, kelancaran mobilisasi melalui infrastruktur yang memadai akan memperluas akses pemasaran dan meningkatkan produktivitas ekonomi di wilayah pedesaan.

Selain infrastruktur darat, Thamrin juga menekankan pentingnya pembentukan dan penguatan koperasi nelayan. Keberadaan koperasi dinilai vital sebagai wadah penampung sekaligus jembatan pemasaran hasil laut guna memutus rantai distribusi yang merugikan nelayan.

Pihaknya berharap Pemkab memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur penunjang dan penguatan ekonomi kerakyatan. Intervensi yang tepat sasaran di tingkat kampung diyakini akan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara menyeluruh.

"Tanpa dukungan kelembagaan yang kuat, nelayan berada pada posisi tawar yang lemah. Koperasi harus hadir sebagai tempat penampungan agar nelayan tidak lagi kesulitan memasarkan hasil tangkapannya dengan harga yang layak," tutupnya.(adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)