0882022044248
KUtim

Tekankan Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Dongkrak UMKM

$rows[judul] Keterangan Gambar : Sakirman

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau dinilai tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi lintas lembaga agar sektor ini mampu tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman menegaskan berbagai pihak harus terlibat aktif dalam pembinaan UMKM, mulai dari pemerintah daerah hingga organisasi pendukung lainnya.

Menurutnya, peran Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Berau, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), hingga Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) harus berjalan seiring dan saling melengkapi.

“Diskoperindag bersama Dekranasda, IWAPI, dan lembaga lainnya perlu berkolaborasi dalam menjaga serta mengembangkan UMKM. Tidak mungkin hanya satu lembaga saja yang menangani,” ujarnya.

Sakirman menilai, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat seluruh ekosistem UMKM. Tidak hanya pada aspek produksi, tetapi juga mencakup pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, hingga strategi pemasaran yang tepat sasaran.

Tanpa kerja sama yang solid, ia khawatir berbagai program pemberdayaan yang telah dirancang tidak akan berjalan optimal dan berujung pada stagnasi perkembangan pelaku usaha kecil.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa tantangan terbesar UMKM saat ini bukan hanya pada kemampuan produksi, melainkan akses pasar yang masih terbatas. Banyak produk lokal dinilai memiliki kualitas yang baik, namun belum mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Yang paling penting adalah memastikan pemasaran berjalan lancar. Jangan sampai produk UMKM sudah dibuat, tetapi gagal berkembang karena pasarnya tidak ada,” tegasnya.

Dalam hal ini, Sakirman menilai pemerintah daerah memiliki peran strategis untuk membuka akses pasar, baik melalui promosi, pameran, hingga pemanfaatan platform digital. Ia juga mendorong adanya kerja sama dengan sektor swasta untuk memperluas jaringan distribusi produk UMKM.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera ini juga menaruh harapan besar pada kepengurusan baru Dekranasda Berau agar mampu membawa energi baru dalam pengembangan UMKM, khususnya dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

Menurutnya, Dekranasda dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat identitas produk khas daerah, sekaligus meningkatkan kualitas desain, kemasan, dan nilai tambah produk.

Ia optimistis, jika kolaborasi lintas lembaga benar-benar diwujudkan, UMKM Berau tidak hanya mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi, tetapi juga berpotensi naik kelas dan bersaing di tingkat regional bahkan nasional.

“Kita berharap Dekranasda bersama mitra yang ada dapat memberikan dukungan nyata, sehingga UMKM kita tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan bersaing,” pungkasnya.(adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)