0882022044248
KUtim

Pengawasan di Jalur Transportasi Harus Diperketat

$rows[judul] Keterangan Gambar : Dedy Okto Nooryanto

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto mendesak penguatan pengawasan di jalur transportasi air guna mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang ke wilayah Kabupaten Berau. 

Hal itu menyusul semakin ramainya aktivitas keberangkatan dan kedatangan speedboat di jalur sungai dan laut yang terhubung langsung dengan wilayah perbatasan serta daerah di luar Berau. 

Politikus Partai NasDem ini menilai jalur perairan masih memiliki banyak celah rawan yang kerap dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menyelundupkan barang ilegal.

“Yang perlu diwaspadai itu justru arus masuknya. Biasanya barang terlarang datang dari Tawau ke Tarakan, lalu masuk ke Berau lewat jalur laut. Ini harus jadi perhatian serius, jangan sampai kita kecolongan,” ujar Dedy.

Ia menegaskan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, Berau berisiko menjadi sasaran empuk baik sebagai pasar konsumsi maupun jalur transit barang ilegal jika pengawasan tidak diperketat. 

Karena itu, Dedy meminta adanya sinergi lintas instansi yang melibatkan kepolisian, TNI, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait. Pengawasan terpadu tersebut diharapkan tidak hanya fokus pada pelabuhan besar, namun juga menjangkau dermaga kecil yang selama ini belum terpantau secara maksimal di lapangan.

“Semua punya peran penting dalam hal ini. Jalur laut dan sungai masih memiliki celah rawan, sehingga instansi terkait perlu memperkuat sinergi,” tegasnya.

Selain penguatan personel, Ketua DPRD Berau ini juga mendorong modernisasi sistem pendataan penumpang dan barang untuk memudahkan pemantauan aktivitas transportasi air secara konsisten. 

Ia pun mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di area perairan. 

"Melalui langkah kolaboratif ini, diharapkan potensi peredaran barang ilegal dapat ditekan demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Berau," pungkasnya. (adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)