0882022044248
KUtim

Minim Fasilitas Sampah, DPRD Ingatkan Ancaman Kesehatan Lingkungan

$rows[judul] Keterangan Gambar : Nurung

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Keluhan terkait minimnya fasilitas bak sampah kembali mencuat dari warga Kecamatan Sambaliung. Persoalan yang telah berlangsung cukup lama ini kini mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, menilai keterbatasan tempat pembuangan sampah bukan sekadar persoalan teknis, melainkan berdampak langsung terhadap kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ia mengungkapkan, laporan dari warga terus berdatangan, terutama terkait sulitnya menemukan fasilitas bak sampah di sekitar permukiman.

“Saya sering menerima keluhan dari warga. Mereka menyampaikan bahwa fasilitas untuk membuang sampah masih sangat kurang. Ini persoalan nyata dan tidak bisa dianggap remeh,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu perilaku membuang sampah sembarangan. Keterbatasan sarana membuat masyarakat tidak memiliki banyak pilihan, sehingga sampah kerap menumpuk di titik-titik tertentu.

“Kalau tidak ada fasilitas yang cukup, masyarakat tentu kesulitan. Akhirnya sampah dibuang sembarangan, menimbulkan bau tidak sedap dan bisa menjadi sumber penyakit,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penyediaan bak sampah merupakan bagian penting dari sistem pengelolaan sampah terpadu. Tanpa dukungan sarana yang memadai, upaya menjaga kebersihan lingkungan akan sulit berjalan optimal.

Politisi dari Partai NasDem tersebut meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini, mulai dari penambahan fasilitas hingga pemerataan distribusi bak sampah di kawasan permukiman padat.

“Jangan sampai masalah ini terus berlarut. Harus ada tindakan nyata agar lingkungan tetap bersih dan masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen, Nurung menyatakan siap memperjuangkan tambahan anggaran untuk pengadaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, khususnya di wilayah Sambaliung. Ia menilai kebutuhan tersebut sudah mendesak dan layak menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Kalau memang diperlukan tambahan anggaran, saya siap memperjuangkannya di DPRD,” tambahnya.

Selain penyediaan fasilitas, ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, ketersediaan sarana harus diimbangi dengan kesadaran dan kedisiplinan warga dalam membuang sampah pada tempatnya.

Nurung optimistis, jika pemerintah daerah segera merespons kebutuhan ini dan didukung partisipasi masyarakat, kondisi lingkungan di Kecamatan Sambaliung dapat menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman.

“Kita berharap ke depan persoalan ini tidak lagi menjadi keluhan tahunan masyarakat,” pungkasnya.(adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)