0882022044248
Iklan DPRD Paser

Prabowo Bakal Resmikan RDMP Balikpapan, Investasi Kilang Pertamina Capai Rp123 Triliun

$rows[judul]

Meditama.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan megaproyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan pada Senin (12/1/2026).

PT Pertamina (Persero) mencatat nilai investasi dari megaproyek penyulingan minyak mentah itu mencapai Rp123 triliun.

Proyek pengembangan kilang yang telah dimulai sejak 2016 itu diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sekaligus memperkuat infrastruktur penerimaan minyak mentah.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyatakan proyek RDMP Balikpapan dibangun sebagai sistem terintegrasi dari penerimaan hingga pengolahan minyak mentah. 

“RDMP Balikpapan dibangun secara terintegrasi mulai dari penyediaan bahan baku, pipa transfer hingga produksinya,” ujar Baron dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (11/1/2026).

Dalam proyek ini, Pertamina melakukan modernisasi kilang eksisting melalui pengembangan 21 unit proses baru serta pembangunan 13 unit utilitas pendukung.

Selain itu, empat unit utama pengolahan juga direvitalisasi untuk meningkatkan fleksibilitas dan keandalan operasional kilang.

Dia mengatakan pembangunan dan revitalisasi unit tersebut bertujuan menggenjot fleksibilitas dan keandalan pengolahan minyak mentah serta mendukung peningkatan kualitas produk BBM sesuai standar yang lebih tinggi.

Di sisi hulu rantai pasok, Pertamina membangun dua tangki penyimpanan minyak mentah masing-masing berkapasitas satu juta barel.

Perseroan juga memperluas infrastruktur penerimaan minyak dengan pembangunan jaringan pipa onshore dan offshore serta fasilitas Single Point Mooring (SPM) yang mampu melayani kapal tanker hingga 320.000 DWT.

RDMP Balikpapan dikembangkan dalam tiga tahap utama, dimulai dari pekerjaan pendahuluan, pembangunan fasilitas inti kilang, hingga penguatan sistem logistik minyak mentah.

Infrastruktur tersebut dirancang untuk mendukung pengolahan minyak dalam volume lebih besar dan memastikan kontinuitas pasokan ke kilang.

Baron mengklaim RDMP Balikpapan merupakan salah satu proyek kilang terbesar yang tengah dijalankan Pertamina dan menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas pengolahan domestik.

“RDMP Balikpapan menjadi pondasi penting penguatan sistem energi nasional. Melalui pengembangan infrastruktur yang terintegrasi, Pertamina memastikan keandalan pasokan minyak mentah dan operasional kilang yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujarnya. (tim)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)