0882022044248
KUtim

DPRD Berau Dorong Inovasi Tata Kelola Anggaran di Tengah Efisiensi

$rows[judul] Keterangan Gambar : Rahman

Meditama.id, TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang tengah berlangsung harus disikapi dengan perubahan pola pikir dan penguatan inovasi di seluruh lini pemerintahan. 

Ia meminta pemerintah daerah diminta mengoptimalkan setiap alokasi dana secara efektif.

Rahman juga membandingkan kondisi fiskal Berau dengan daerah lain yang memiliki populasi jauh lebih besar, namun dengan nilai APBD yang hampir serupa. Ia mencontohkan adanya daerah dengan penduduk mencapai 2,5 juta jiwa yang hanya didukung APBD sebesar Rp4 triliun.

“Di daerah lain ada yang penduduknya 2,5 juta dengan APBD Rp4 triliun. Mereka tidak punya sumber daya alam, tapi yang mereka gunakan adalah inovasi," ucapnya. 

"Pelajaran yang bisa kita ambil adalah idenya; sedikit mengubah pola, tapi manfaatnya besar,” sambung Rahman.

Ia meyakini bahwa jajaran lurah hingga kepala kampung di Kabupaten Berau memiliki strategi dan gagasan kreatif untuk menjawab tantangan keterbatasan fiskal tersebut. 

Menurutnya, peran pemerintah tingkat bawah sangat krusial dalam menghadirkan solusi yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.

“Saya yakin lurah dan kepala kampung pasti punya strategi. Tinggal bagaimana pola pikir kita diubah sejak adanya efisiensi ini,” katanya.

Meski menekankan pada aspek kreativitas dan efisiensi, Rahman menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh dikorbankan. 

Ia memastikan bahwa pembangunan infrastruktur vital, seperti akses jalan di wilayah perkampungan, tetap menjadi prioritas yang harus diperjuangkan oleh pemerintah daerah.

“Walaupun ada efisiensi, semua tetap harus kita perjuangkan, termasuk jalan yang ada di perkampungan. Efisiensi bukan alasan untuk mengabaikan pelayanan publik,” pungkasnya.(adv/jek)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)