0882022044248
Iklan DPRD Berau

Deteksi Dini, Rutan Samarinda Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Jelang Idul Fitri

$rows[judul]

Meditama.id, Samarinda- Jelang Idul Fitri 1446H dan menuju peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda, Kanwil Ditjenpas Kaltim gelar razia gabungan demi mewujudkan Lapas/Rutan/LPKA yang bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar), pada Kamis (20/03/25). 

Dalam kegiatan razia ini Rutan Samarinda bekerja sama Aparat Penegak Hukum (APH) yakni dari Kepolisian Sektor Sungai Pinang, Prajurit TNI dari Koramil Sungai Pinang, Serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda.

Razia tersebut dimulai pukul 21.00 WITA usai melaksanalan salat Isya dan Tarawih, diawali dengan melaksanakan apel siaga dan gabungan dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Gilang Wisnuwardhana dan diikuti oleh seluruh Petugas Rutan Samarinda beserta jajaran BNN Kota Samarinda, petugas kepolisian serta prajurit TNI Koramil.

"Razia ini dilakukan untuk melakukan deteksi dini agar tidak terjadi gangguan keamanan dan ketertiban guna persiapan jelang Hari Raya Idul Fitri, razia yang dilakukan ini juga harus sesuai dengan SOP dengan tetap mengedepankan nilai kesopanan dan Humanis agar terlaksana dalam keadaan aman dan kondusif,” ungkap Kepala Keamanan Rutan Samarinda Gilang

Setelah melaksanakan apel siaga pegawai Rutan Samarinda beserta tim yang terlibat dalam razia kali ini langsung bergerak bersama-sama menuju blok hunian. Penggeledahan dilakukan secara bergantian pada masing-masing blok hunian tanpa terkecuali.

Penggeledahan dilakukan secara detaiI dan gesit menyisir ke seluruh sudut ruangan yang dicurigai dimanfaatkan Warga Binaan menjadi tempat persembunyian barang terlarang. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pun tidak luput digeledah. Satu per satu WBP digeledah badan sebelum mensterilkan ruangan untuk dilakukan penggeledahan kamar huniannya.

Selanjutnya setelah penggeledahan kamar blok hunian Demi mewujudkan Rutan Zero Narkotika, kegiatan hari ini ditutup dengan pelaksanaan tes urine kepada petugas dan warga binaan.

Dikatakan dia guna memastikan bahwa tidak terdapat penyalahgunaan narkoba, sehingga dilakukan tes urine kepada 20 orang warga binaan secara acak dan dilakukan tes urine kepada 10 pegawai Rutan Samarinda.

“Hari ini juga telah dilaksanakan tes urine, berdasarkan hasilnya yang telah dilakukan kepada pegawai maupun warga binaan menunjukkan hasil negatif,” katanya. (wan)


Setelah melaksanakan tes urine kegiatan dilanjutkan melaksanakan kegiatan konferensi pers dimana hasil penggeledahan seluruh kamar dikumpulkan bersama dimana hasilnya petugas dan APH yang terlibat tidak menemukan barang terlarang ataupun obat terlarang,"terang Kepala Rutan Samarinda Heru Yuswanto


Heru menyebutkan dengan sinergitas yang baik ini seluruh jajaran Rutan Samarinda di dampingi petugas kepolisian, TNI dan BNNK dapat terus bersama-sama berkomitmen untuk pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran (P4GN).


“Dengan sinergi dapat menciptakan Rutan Samarinda bersih dari Narkoba sesuai Instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, “tutupnya.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)