0882022044248
Iklan DPRD Paser

PB PSTI Dorong Konsolidasi Total, Kepengurusan Baru Kaltim Diharap Dongkrak Prestasi

$rows[judul]

Meditama.id, BALIKPAPAN – Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) menegaskan komitmennya untuk membenahi tata kelola organisasi di Kalimantan Timur. Melalui Wakil Ketua PB PSTI, Kurnadi, induk organisasi takraw nasional itu berharap kepengurusan baru PSTI Kaltim mampu menghadirkan stabilitas sekaligus meningkatkan prestasi daerah.

Kurnadi yang juga ditunjuk sebagai ketua karteker PSTI Kaltim menjelaskan, dinamika organisasi bermula dari pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) yang dinilai belum sepenuhnya berjalan sesuai mekanisme Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PSTI maupun ketentuan KONI.

“Beberapa kabupaten dan kota sebagai pemegang hak suara menyampaikan keberatan. Bahkan muncul mosi tidak percaya yang ditujukan kepada KONI Kaltim dan PB PSTI,” ungkap Kurnadi.

Awalnya, kata dia, PB PSTI masih berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara internal di tingkat daerah. Namun karena polemik tak kunjung tuntas, KONI Kaltim kemudian menyerahkan penyelesaian sepenuhnya kepada PB PSTI sebagai induk organisasi cabang olahraga.

Atas dasar itu, PB PSTI menunjuk Kurnadi sebagai karteker dengan mandat utama meredam konflik dan mengawal proses konsolidasi. Sejumlah langkah ditempuh, mulai dari koordinasi intensif dengan pengurus kabupaten/kota hingga komunikasi dengan KONI Kaltim guna mencari solusi terbaik.

Salah satu keputusan penting yang diambil adalah menggelar Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub). Sebelum forum tersebut dilaksanakan, PB PSTI meminta agar terlebih dahulu dilakukan rapat konsolidasi untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan berada dalam satu pemahaman.

“Alhamdulillah, seluruh kabupaten dan kota menerima dan sepakat melanjutkan ke musyawarah luar biasa,” ujarnya.

Kurnadi berharap, dengan terbentuknya kepengurusan definitif yang baru, pembinaan sepak takraw di Kaltim dapat berjalan lebih terarah. Menurutnya, Kaltim memiliki potensi besar serta semangat yang kuat untuk berkembang.

“Semua tergantung bagaimana Pengprov memberi ruang melalui kompetisi dan pembinaan berkelanjutan. Kami berharap ketua baru mampu mengakomodasi semua pihak dan memperbaiki sistem yang ada,” tutupnya. (tim)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)